Sesi 5 Struktur Pasar

Sesi 5: Struktur Pasar

Pada praktiknya sistem pasar yang ada dalam perekonomian terdiri dari beberapa jenis. Keuntungan yang diterima oleh perusahaan pun berbeda-beda untuk beberapa pasar. Oleh karena itu, materi ini yang akan kita bahas adalah beberapa jenis pasar dan bagaimana perusahaan mengambil keputusan dalam berbagai jenis pasar untuk memperoleh keuntungan yang maksimum.

Secara garis besar materi yang akan kita bahas dalam pertemuan ini ini adalah sebagai berikut pasar persaingan sempurna dan pasar tidak sempurna.

Capaian Pembelajaran Umum:

Diharapkan mahasiswa setelah mempelajari matakuliah ini dapat mengetahui dan menjelaskan struktur pasar jenis dan ciri pasar sempurna.

Capaian Pembelajaran Khusus:

Setelah mempelajari matakuliah ini masiswa diharapkan dapat:

  • Menjelaskan ciri-ciri pasar persaingan sempurna dan tidak sempurna dan kurvanya.
  • Menjelaskan pengertian, ciri-ciri dan faktor penyebab pasar monopoli dan oligopoli.
  • Menghitung maksimum keuntungan perusahaan dan pasar monopoli.

Selamat Belajar.

Tutor.

Catatan: Ini adalah rangkuman materi Sesi 5.
Untuk melihat daftar lengkap semua rangkuman modul (Sesi 1-8) dari mata kuliah ini dan mata kuliah lainnya, silakan kunjungi Halaman Indeks Utama.

→ Kunjungi Daftar Isi Lengkap di Sini


MATERI INISIASI (Rangkuman Inisiasi_5.ppt)

Materi ini menjelaskan empat kelompok utama struktur pasar, yang didasarkan pada karakteristik permintaan, kekuatan produsen, dan jumlah produsen.

1. Definisi Struktur Pasar

Struktur Pasar (Market Structure) adalah lingkungan yang menggambarkan tingkat persaingan pembeli dan penjual dari suatu produk. Secara sederhana, ini adalah pengelompokan pasar berdasarkan ciri-cirinya.

2. Empat Jenis Utama Struktur Pasar

Materi membagi pasar menjadi empat jenis utama, yang dibedakan oleh ciri-ciri berikut:

  • Pasar Persaingan Sempurna (Perfect Competition)
    • Ciri-ciri: Terdapat banyak penjual dan pembeli, produk bersifat homogen (identik, tidak bisa dibedakan), mobilitas sumber daya sempurna, dan agen ekonomi (penjual/pembeli) memiliki pengetahuan sempurna.
    • Kekuatan Harga: Perusahaan adalah Penerima Harga (Price Taker), tidak bisa menentukan harga.
    • Contoh: Pasar Saham (Stock Market).
    • Keuntungan: Dalam jangka panjang (Long-Run), perusahaan hanya mendapat Laba Normal (Economic Profit = 0) karena kemudahan masuk (free entry) bagi pesaing baru.
  • Pasar Monopoli (Monopoly)
    • Ciri-ciri: Hanya ada satu penjual (Single Seller), tidak ada barang pengganti yang mirip (no close substitutes), dan terdapat hambatan yang signifikan bagi perusahaan lain untuk masuk.
    • Kekuatan Harga: Perusahaan adalah Penentu Harga (Price Setter).
    • Sumber Monopoli: Bisa berasal dari penguasaan input esensial (contoh: De Beers), Hak Paten (contoh: Xerox), Skala Ekonomi (Monopoli Alamiah), atau Waralaba Pemerintah (contoh: Kantor Pos).
  • Pasar Persaingan Monopolistik (Monopolistic Competition)
    • Ciri-ciri: Terdapat banyak penjual (seperti persaingan sempurna), tetapi produknya terdiferensiasi (Differentiated Product). Ini adalah ciri utamanya, di mana produk mirip tapi tidak identik (beda merek, kemasan, layanan).
    • Kekuatan Harga: Perusahaan memiliki sedikit kekuatan untuk menentukan harga.
    • Contoh: Restoran cepat saji (Fast-food).
    • Keuntungan: Dalam jangka panjang, keuntungannya juga Laba Normal (Profit = 0), karena pesaing baru mudah masuk.
  • Pasar Oligopoli (Oligopoly)
    • Ciri-ciri: Hanya terdapat beberapa penjual (Few Sellers). Produk bisa homogen (misal: baja) atau terdiferensiasi (misal: mobil).
    • Kekuatan Harga: Terdapat hambatan untuk masuk, dan perusahaan sangat saling bergantung (interdependence) dalam mengambil keputusan harga.
    • Contoh: Produsen mobil.

MATERI PENGAYAAN (Rangkuman Video)

Berikut adalah rangkuman dari video pembelajaran "Struktur Pasar"


.

Video ini menjelaskan bahwa struktur pasar mempengaruhi tingkah laku perusahaan, seperti jumlah perusahaan dan skala produksi. Struktur pasar secara umum dibagi dua:

  1. Pasar Persaingan Sempurna (PPS)
  2. Pasar Persaingan Tidak Sempurna (PPTS), yang terbagi lagi menjadi Monopoli, Oligopoli, dan Monopolistik.

Ciri-Ciri Utama Setiap Pasar (menurut Video):

  • Pasar Persaingan Sempurna (PPS):
    • Banyak penjual dan pembeli (semua adalah "Price Taker" / Penerima Harga).
    • Barang bersifat homogen (identik).
    • Bebas keluar masuk pasar (Free entry and exit).
    • Pengetahuan Sempurna (Perfect Information).
    • Dalam jangka panjang, perusahaan di pasar ini hanya akan mendapat laba normal.
  • Pasar Monopoli:
    • Hanya ada satu penjual.
    • Tidak ada barang pengganti yang dekat.
    • Ada hambatan kuat untuk masuk (Barriers to entry), seperti penguasaan sumber daya, skala ekonomis (monopoli alamiah), atau perlindungan hukum (hak paten).
    • Bertindak sebagai Penentu Harga (Price Maker).
  • Pasar Oligopoli:
    • Hanya terdiri dari beberapa penjual (misal 2-10 perusahaan).
    • Produk bisa homogen (contoh: baja, semen) atau terdiferensiasi (contoh: mobil, rokok).
    • Ciri utamanya adalah saling ketergantungan (Interdependence). Keputusan satu perusahaan (misal: diskon harga) akan sangat memengaruhi dan direspons oleh perusahaan lain.
  • Pasar Persaingan Monopolistik:
    • Banyak penjual (seperti PPS).
    • Bebas keluar masuk (seperti PPS).
    • Ciri pembedanya adalah produk yang terdiferensiasi (mirip tapi tidak identik, dibedakan oleh merek, kemasan, layanan).
    • Sangat aktif melakukan promosi/iklan.
    • Contoh: Sabun, sampo, air mineral, restoran.

Diskusi Sesi 5

Sistem pasar yang ada dalam perekonomian terdiri dari beberapa jenis. Keuntungan yang diterima oleh perusahaan pun berbeda-beda untuk beberapa pasar tersebut. Maka jelaskanlah definisi dan ciri-ciri dari jenis pasar yang ada dalam perekonomian.

Komen aja dulu siapa tau akrab! Kebijakan Komentar